Deprecated: Creation of dynamic property ET_Builder_Module_Comments::$et_pb_unique_comments_module_class is deprecated in /home/wetlands/public_html/wp-content/themes/Divi/includes/builder/class-et-builder-element.php on line 1425

Mengenal Mods Mayday yang Rutin Diselenggarakan di Banjarmasin

by | May 15, 2025 | Headline | 0 comments

Lagi-lagi Wetland Square menjadi salah satu pilihan tempat untuk berkegiatan, termasuk dari salah satu komunitas pecinta budaya Mods. Acara ini dinamakan Mods Mayday, lantas apakah itu Mods Mayday?

Setiap awal Mei, penggemar budaya Mods di seluruh dunia merayakan Mods Mayday, sebuah momen untuk menghidupkan kembali semangat subkultur yang lahir di Inggris pada awal 1960-an. Tak terkecuali di Indonesia, di mana komunitas Mods terus menunjukkan eksistensinya lewat parade skuter klasik, konser musik Britpop, hingga pameran fashion bergaya retro.

Mods sendiri adalah singkatan dari Modernists, sebuah subkultur yang muncul di kalangan anak muda Inggris pasca-Perang Dunia II. Mereka dikenal dengan gaya hidup modern, penampilan stylish, dan kecintaan pada musik seperti ska, soul, jazz modern, hingga rock Inggris seperti The Who dan The Jam. Identitas Mods juga lekat dengan skuter Vespa dan Lambretta, jas ramping, serta sepatu kulit klasik.

Gerakan Mods awalnya merupakan reaksi terhadap konservatisme sosial kala itu, dan menjadi simbol kebebasan berekspresi, individualitas, dan modernitas. Dari sekadar mode dan musik, Mods berkembang menjadi gaya hidup penuh estetika. Mods Mayday pertama kali dipopulerkan pada 1980 di Inggris, sebagai respons dari gelombang kebangkitan kembali budaya Mods. Kini, perayaan ini menjadi ajang tahunan yang dirayakan komunitas Mods di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali hingga Banjarmasin, Mods Mayday dirayakan lewat berbagai kegiatan scooter rally, konser tribute band, fashion show retro, hingga temu komunitas. Acara ini menjadi wadah nostalgia sekaligus pengenalan budaya Mods kepada generasi baru. Budaya Mods mulai dikenal di Indonesia sejak era 90-an, seiring maraknya skena indie music dan pengaruh British pop culture. Di kota-kota besar, skena Mods tumbuh lewat komunitas skuter klasik, penggemar musik The Jam, hingga kolektor fashion vintage.

Kini, budaya Mods terus bertahan dan bahkan menyatu dengan tren gaya hidup urban. Banyak anak muda tertarik menghidupkan gaya Mods melalui media sosial, thrifting, dan komunitas kreatif yang aktif berkegiatan. Beberapa brand lokal juga mulai merilis koleksi fashion bertema Mods.

Meski masih tergolong subkultur minoritas, keberadaan komunitas Mods di Indonesia menunjukkan bahwa semangat modernisme dan ekspresi diri tetap relevan. Mods Mayday menjadi simbol bahwa tradisi dan gaya hidup yang terinspirasi dari masa lalu tetap bisa hidup harmonis di era modern.

Di Banjarmasin sendiri kegiatan ini menjadi ajang tahunan yang berlangsung di Kota Banjarmasin untuk ketiga kalinya sebagai wadah ekspresi komunitas pecinta skuter klasik, fashion retro, dan musik alternatif. Rangkaian acara dilengkapi dengan talk show budaya bersama tokoh-tokoh Mods nasional, penampilan musik dari band lokal seperti Badjimen, Moonrise, Barely Explode, dan Corteo, hingga aksi penutup dari DJ Selecta Jawskin yang memutar lagu-lagu klasik Mods dari piringan hitam.

“Kami selaku komunitas Vespa mengharapkan dengan terselenggaranya acara ini dapat memberikan nilai positif bagi kita semua, khusunya komunitas motor di Kalsel. Kami berkolaborasi dengan polda Kalsel meminimalisir gangguan Kamtibmas. Seperti balap liar, aksi begal, aksi premanisme, dan kejahatan lainnya. Sehingga, kita semua bisa beraktiftas dengan lancar dan aman. Semoga ke depannya agenda seperti ini dapat berkelanjutan dan juga dilakukan oleh komunitas motor lainnya,” ujar Ahmad Marzuki, Ketua Panitia Pelaksana.

Walikota Banjarmasin yang diwakili oleh Wakil Walikota Banjarmasin, Ibu Hj. Ananda turut hadir memberikan sambutan sekaligus mengapresiasi acara Mods Mayday ini.

“Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kegiatan yang menggabungkan unsur musik, fashion dan skuter ini.”

“Ini merupakan bukti bahwa budaya terus bergerak dan generasi muda kita mampu mengadopsi serta mengembangkan nilai-nilai budaya global secara kreatif tanpa meninggalkan akar lokal,” ucap Hj Ananda saat memberikan sambutan

Ia berharap kegiatan Banjarmasin Mods Mayday ini dapat mempererat persaudaraan diantara komunitas serta menjaga keberagaman di Kota Banjarmasin.

0 Comments