Movie Day 2026 kembali diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Film Nasional yang menjadi salah satu dari rangkaian acara Anti Corruption Film Festival (ACFEST). Acara ini turut melibatkan kolaborasi dari berbagai komunitas kreatif nasional, khususnya di industri perfilman. Adapun pada tahun ini Movie Day 2026 diselenggarakan dengan mengusung tema ‘Dari Lensa, Integritas Terjaga’ yang didukung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Acara ini diselenggarakan sebagai upaya promosi dan komunikasi publik melalui pendekatan film sebagai media edukasi antikorupsi.
Pada tahun ini, Movie Day ACFEST 2026 dilaksanakan di berbagai kota di Indonesia dengan melibatkan 12 komunitas film daerah di lingkup pulau Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, hingga Jawa. Acara ini menjadi wadah bertemunya #KawanAksi untuk belajar melalui film-film antikorupsi dengan melibatkan komunitas film daerah serta Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) sebagai bentuk pemberdayaan dan perluasan partisipasi masyarakat dalam kampanye antikorupsi. Dalam rangkaian roadshow ini, Kalimantan Selatan terpilih sebagai provinsi pembuka melalui kolaborasi bersama Forum Sineas Banua sebagai komunitas sineas lokal. Sementara itu, untuk puncak acara akan diselenggarakan di Kota Yogyakarta pada bulan November sebagai penutup rangkaian kegiatan.


Rangkaian pembuka Movie Day ACFEST 2026 dilaksanakan pada hari Selasa [7/04] di Wetland Square Banjarmasin. Agenda acara ini dibuka dengan sesi screening film yang menampilkan beberapa karya nominasi ACFEST, yaitu Review Klink Baru (Feat Sissy), How To Be An Actor, Rahasia Umum, dan Tumpukan Sekitar Kota. Agenda selanjutnya dilakukan sesi diskusi yang dipimpin oleh Munir Sadikin sebagai moderator dengan menghadirkan Yael Sharon Missy sebagai aktivis muda yang aktif menyuarakan gerakan antikorupsi serta Master Rabiathul Adawiyah sebagai perwakilan Penyuluh Antikorupsi (PAKSI). Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan seni tradisional dari Madihin Milenial dengan membawakan monolog yang relevan dengan kehidupan masyarakat Banjar.



Pelaksanaan Movie Day ACFEST 2026 di Kalimantan Selatan terbuka untuk umum dengan menyasar beragam segmen, mulai dari penggiat film, pelajar, mahasiswa, komunitas perfilman, hingga para pelaku seni lainnya. Acara ini turut didukung oleh Wetland Square sebagai creative hub di Banjarmasin yang menjadi ruang bertemunya ide, kreativitas, dan kolaborasi lintas komunitas. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan program pendanaan ACFEST kepada para sineas dan kreator lokal sebagai peluang pengembangan karya di industri perfilman. Melalui suasana yang inklusif dan kolaboratif, Movie Day ACFEST 2026 menghadirkan pengalaman menonton dan berdiskusi yang tidak hanya inspiratif, tetapi juga memperkuat pesan edukasi antikorupsi kepada masyarakat.
Pada Selasa (07/04), Munir Sadikin selaku Ketua Panitia Movie Day ACFEST 2026 Kalimantan Selatan mengungkapkan harapannya agar pelaksanaan tahun ini dapat berlangsung lebih meriah, sekaligus mendorong Kalimantan Selatan untuk masuk nominasi dan memperoleh pendanaan produksi film dari ACFEST. “Saat ini, setiap provinsi memiliki kuota tersendiri dalam kompetisi pendanaan film festival yang diselenggarakan ACFEST. Harapannya, tahun ini akan ada film dari Kalimantan Selatan yang berhasil masuk nominasi,” ungkapnya.


0 Comments