Setiap tahun pada tanggal 8 Maret, dunia merayakan International Women’s Day (Hari Perempuan Internasional), sebuah momen penting yang mengingatkan kita akan perjuangan perempuan di berbagai bidang dan menyoroti pencapaian mereka. Hari ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga seruan untuk terus berjuang mencapai kesetaraan gender di seluruh dunia. Dengan tema yang berbeda setiap tahunnya, International Women’s Day bertujuan untuk menginspirasi, mengedukasi, dan mengajak semua pihak untuk lebih peduli terhadap isu-isu yang dihadapi perempuan.



Wetland Square sendiri turut memperingati Hari Perempuan Nasional bertema Women in Creative Industry: From Passion to Profession. Para pembicara merupakan para wanita karir yang berkecimpung dalam dunia kreatif, seperti kak Esmeralda Purwa Kustari, founder of VOLEN Art Space, kak Alma Santang, Founder & Creative Director of Studio Full Circle yang juga sebagai Puteri Indonesia Kalimantan Selatan 2025, serta kak Dahlia Hardie yang merupakan seorang Creative Director dan Graphic Designer.
Sebelumnya, konsep Hari Perempuan Internasional pertama kali muncul pada awal abad ke-20, berakar dari gerakan buruh yang tumbuh di Eropa dan Amerika Utara. Pada tahun 1908, sekitar 15.000 perempuan di New York City mengadakan demonstrasi menuntut hak suara, jam kerja yang lebih pendek, dan upah yang lebih adil. Momen ini menjadi titik awal perjuangan yang lebih besar di seluruh dunia.
Pada tahun 1910, Clara Zetkin, seorang aktivis Jerman, mengusulkan ide untuk merayakan hari khusus untuk perempuan di seluruh dunia. Ia menginginkan sebuah hari yang dapat memperjuangkan hak-hak perempuan dan menggalang solidaritas di antara mereka. Konsep ini disambut dengan baik di Konferensi Sosialis Internasional di Kopenhagen, Denmark, dan akhirnya pada tahun 1911, Hari Perempuan Internasional pertama kali diperingati di beberapa negara Eropa.
Seiring waktu, peringatan Hari Perempuan Internasional semakin meluas. Pada tahun 1977, PBB secara resmi mengakui 8 Maret sebagai hari yang penting dalam mempromosikan kesetaraan gender dan hak-hak perempuan di seluruh dunia.

Tujuan utama dari International Women’s Day adalah untuk meningkatkan kesadaran akan perjuangan perempuan, merayakan pencapaian mereka, dan memperjuangkan hak-hak mereka di berbagai sektor kehidupan. Ini adalah kesempatan untuk:
- Mengakui Pencapaian Perempuan: Hari ini menjadi waktu untuk merayakan kontribusi luar biasa perempuan di berbagai bidang, baik itu dalam politik, sains, seni, pendidikan, maupun dunia kerja. Dari tokoh besar seperti Marie Curie hingga pemimpin kontemporer seperti Malala Yousafzai, perempuan di seluruh dunia telah membuat dampak yang besar.
- Menyoroti Ketidaksetaraan Gender: Meskipun telah banyak kemajuan, ketidaksetaraan gender masih menjadi masalah global. Banyak perempuan di seluruh dunia masih menghadapi diskriminasi dalam pendidikan, pekerjaan, akses terhadap kesehatan, dan kekerasan berbasis gender.
- Mendorong Aksi dan Perubahan: Setiap tahun, tema yang diangkat pada International Women’s Day mengarah pada aksi nyata. Ini mendorong individu, organisasi, dan pemerintah untuk mengambil langkah lebih lanjut dalam mengatasi ketidaksetaraan gender dan menciptakan dunia yang lebih inklusif dan adil bagi semua.
Kalau kamu gimana cara merayakan Hari Perempuan Internasional? Sharing yuk di kolom komentar!


0 Comments